Login

HomeBeritaPENINGKATAN KUALITAS BUAH SIRSAK DI KABUPATEN KEDIRI MELALUI POLINASI BUATAN

PENINGKATAN KUALITAS BUAH SIRSAK DI KABUPATEN KEDIRI MELALUI POLINASI BUATAN

IMG-20170714-WA0030

Sirsak (Annona muricataL.) merupakan salah satu buah yang banyak digemari masyarakat, karena kaya kandungan berbagai vitamin seperti vitamin B dan C. Buahnya dapat dibuat sebagai bahan makanan ringan, obat-obatan, berbagai minuman seperti jus, dan bahan baku es krim, bahkan saat ini buah sirsak muda dapat digoreng seperti pisang.

sirsak

       Sebagai salah satu komoditi unggulan, populasi tanaman sirsat di kabupaten Kediri mencapai 197.878 pohon (sumber: Kediri dalam angka 2016). Hasil observasi di pertanaman sirsak banyak dijumpai bunga yang tidak membentuk buah (gugur), hal ini disebabkan proses penyerbukan yang kurang sempurna. Di samping itu, pada umunya buah sirsak yang dijumpai di pertanaman memberikan tampilan yang tidak menarik, seperti buah berukuran kecil, dan bentuk buah bengkok (Gambar dibawah).

sirsak gambar1

        Permasalahan ukuran buah kecil dan bentuk yang tidak sempurna disebabkan adanya proses penyerbukan yang tidak sempurna. Sebagai tanaman yang menyerbuk silang, maka pembuahannya sangat ditentukan oleh ketersediaan serbuk sari yang siap menyerbuk dan proses penyerbukan itu sendiri. Penyerbukan merupakan proses penting guna terbentuknya buah dan penyerbukan dapat berlangsung secara alami (bantuan angin), serangga penyerbuk, dan penyerbukan buatan dengan bantuan manusia. Oleh karena itu perlu dicari terobosan berupa teknologi yang dapat memperbaiki mutu buah sirsak terutama bentuk dan ukuran (bobot) buah, sehingga memperoleh nilai tambah.

 

POLINASI BUATAN/ PENYERBUKAN BUATAN

      Teknologi yang digunakan untuk memperbaiki mutu buah sirsak merupakan teknologi sederhana yang mudah diaplikasikan oleh masyarakat. Teknologi ini menggunakan teknik penyerbukan buatan dengan bantuan tenaga manusia. Teknologi ini dapat digunakan di mana saja tanpa ada persyaratan-persyaratan tertentu yang rumit. Persyaratan pokok yang harus ada ialah tersedianya bahan tanaman sirsak yang sudah (sedang) berbunga sebagai material pokok dan keterampilan dalam melakukan penyerbukan.

Tahapan polinasi buatan

tahapan serbuk sirsak

Bahan dan Alat yang Digunakan

Bahan :

- Bunga dewasa tanaman sirsak

sirsak gambar5

Alat :

- Kuas kecil, yang biasa untuk melukis

- Gelas kecil / botol bekas pembungkus film

sirsak gambar3

Teknik Pelaksanaan Polinasi/ Penyerbukan

Pengumpulan serbuk sari

Sebelum pada pengambilan serbuk sari, harus diketahui beberapa hal sebagai berikut:

  • Ciri-ciri serbuk sari masak ditandai dengan gugurnya kelopak dan mahkota bunga, sudah terlihat tangkai serbuk sari mekar, dan berwarna kuning.
  • Waktu pengambilan pagi hari apabila serbuk sari kering (tidak kena hujan). Apabila terlambat mengambil, serbuk sari akan rontok.

Cara pengambilan dengan meletakkan botol film di bawah bunga yang telah rontok kelopaknya, selanjutnya botol digoyang-goyangkan maka tangkai sari beserta serbuknya akan masuk ke dalam botol, kemudian botol ditutup

sirsak gambar4

Penyerbukan

Pada saat bunga betina sudah cukup masak dan ketika kelopak bunga dibuka akan terlihat kepala putik yang merupakan bagian menonjol seperti mangkok terbalik, maka segera dilakukan penyerbukan sebagai berikut :

  1. Ambil serbuk sari secukupnya dari dalam botol menggunakan kuas kemudian botol ditutup kembali untuk menghindari masuknya kotoran.
  2. Buka kelopak dan mahkota bunga mulai dari ujung dengan menggunakan telunjuk jari dan kelingking kiri sampai membuka dan kelihatan kepala putiknya.
  3. Jaga sedemikian rupa agar jangan sampai kelopak bunga dan mahkota patah (rusak), apabila kelopak bunga rusak dapat menyebabkan kegagalan dalam penyerbukan.
  4. Kuas yang telah berisi serbuk sari tersebut dioleskan secara merata pada kepala putik, pengolesan dapat diulang dua kali.
  5. Lepas kembali jari tangan agar kelopak dan mahkota bunga menutup kembali seperti sediakala.

 

sirsak gambar5sirsak gambar6

Keterangan. Gambar kepala putik yang siap diserbuki dan proses penyerbukannya

       Apabila tidak ada gangguan, pada umur 1 bulan setelah penyerbukan mulai terbentuk bakal buah dengan tanda tangkai bunga masih segar dan bakal buah mulai membesar. Penyerbukan yang tidak sempurna dan akibat lain menyebabkan bakal buah tidak jadi, biasanya tangkai bunga akan layu dan gugur. Penyerbukan buatan dengan bantuan tenaga manusia, akan memberikan hasil dengan bentuk lurus, ukuran berat tiga kali lipat bila dibandingkan dengan penyerbukan alami (tanpa bantuan penyerbukan).

 sirsak gambar7

 

 pariwisata
 BKP3
 dikpora-link
 DISHUB2
disnakertrans-link
hutbun
kpm-link
KPPT
lpse-link